Membuat Buku Ajar
Judul : Membuat Buku Ajar
Resume : ke-5
Gelombang : 30
Hari/Tanggal : Rabu, 25 Oktober 2023
Tema : Membuat Buku Ajar
Narasumber : Dr. Mudafiatun Isriyah, M.Pd.
Sahabat bloger yang budiman,
Pertemuan ke-5 ini
membahas tentang “Membuat Buku Ajar”, tema yang sangat bagus dan tepat untuk
dibahas di komunitas KBMN yang mayoritas berprofesi sebagai seorang guru.
Ditemani moderator cantik salah satu tim solid Om Jay Ibu Nur Dwi Yanti, M.Pd.,
atau sering disapa dengan panggilan beken Ibu NDY.
Di awal pertemuan Ibu NDY
memperkenalkan narasumber Ibu Dr. Mudafiatun Isriyah, M.Pd., beliau adalah
seorang dosen, konselor, penulis sekaligus asesor BAN PAUD Jatim. Selain itu, Narasumber
hebat ini juga aktif di berbagai organisasi, komunitas peneliti dan pastinya
seabreg buku solo telah dihasilkan sebagai karyanya. Waow….keren ya sahabat….?
Yuk kita simak resume penjelasan
Ibu Dr. Mudafiatun Isriyah, M.Pd.,
Buku ajar dan guru ibarat
dua sisi mata uang, dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Buku ajar merupakan
hasil penelitian sederhana seorang yang dapat dibuat oleh seorang guru. Penguasaan
ilmu, komitmen dan kemampuan berbahasa adalah modal utama dalam pembuatan buku
ajar yang merupakan salah satu bagian dari bahan ajar cukup penting untuk
disiapkan oleh seorang guru. Untuk menciptakan suasana dan lingkungan belajar
yang kondusif, menjadi sebuah kelaziman bagi seorang guru untuk menyiapkan
semua perangkat materi baik tertulis maupun tidak tertulis, termasuk salah
satunya buku ajar. Buku ajar adalah buku
ilmiah berupa uraian materi pembelajaran yang disusun secara logis dan
sistematis dengan bahasa yang lugas, (Pannen& Purwanto, 2001).
Sahabat bloger yang
budiman, mengapa buku ajar penting bagi seorang guru? Tiga sudut trilogy pembelajaran
adalah memiliki tujuan yang jelas, dapat membimbing siswa baik ada atau tidak
ada guru serta siswa dapat belajar kapan saja dan di mana saja sesuai kemampuan
dan kecepatan belajar siswa. Hal demikian dapat terwujud jika seorang guru
menuangkan visi-dan misinya pada sebuah buku ajar sesuai bidang ilmu yang
dimiliki. Selain mendapatkan royalty, pembuatan buku ajar menjadi wujud
eksistensi diri serta penguatan ilmu yang dimiliki seorang guru.
Setiap guru sudah dapat
dipastikan mampu membuat buku ajar karena seorang guru pastilah:
1.
Merupakan pakar di bidangnya
2.
Memiliki kemampuan menulis
3.
Memahami kebutuhan siswanya
4.
Mampu mendesain pembelajaran
Beberapa prinsip yang perlu diperhatikan
dalam membuat buku ajar diataranya:
1.
Prinsip Relevansi
Materi pembelajaran harus
dipastikan berhubungan dan berkontribusi dalam upaya pencapaian tujuan
pembelajaran dan peningkatan kompetensi siswa
2.
Prinsip Konsistensi
Materi harus konsisten dengan
kompetensi akhir yang menjadi tujuan pembelajaran.
3.
Prisip Kecukupan
Matri yang disuguhkan memadai
dalam membantu siswa menguasai kompetensi akhir.
Tahapan dalam menyusun buku ajar
1.
Penataan Informasi
Melakukan
kompilasi bahan ajar dari berbagai sumber yang relevan
2.
Pengemasan Kembali
Melakukan
pengemasan kembali dari berbagai sumber untuk disesuaikan dengan kebutuhan
kompetensi yang akan dicapai.
3.
Menulis Sendiri
Guru
menulis kembali dengan bahasanya sendiri sesuai dengan kebutuhan siswa yang
akan menggunakan buku ajar.
Sistematika Buku Ajar
1.
Pendahuluan
a.
Prakata
b.
Identitas (Judul, penulis, tahun
terbit, penerbit, ISBN)
c.
Petunjuk Penggunaan
d.
Deskripsi (Peta Konsep)
e.
Kegunaan
f.
Capaian Pembelajaran
2.
Isi Materi (penyajian)
a.
Uraian dan penjelasan materi
disertai contoh-contoh
b.
Ilustrasi yang sesuai dengan
uraian materi
c.
Tugas dan soal latihan
d.
Rangkuman dari konsep yang
dibahas
3.
Penutup
a.
Penilaian sesuai dengan rumusan indicator
dan tujuan akhir pembelajaran
b.
Umpan balik
c.
Tindak lanjut
4.
Daftar Pustaka
Sahabat bloger,
Seusai pemaparan materi, dibuka termin Tanya jawab.
Dari Sembilan penanya dapat ditarik benang merah tentang pembuatan buku ajar
diantaranya:
1.
Membuat buku ajar adalah tugas
penting dan kompleks dalam dunia pendidikan
2.
Dalam membuat buku ajar seorang
penulis harus mempertimbangkan berbagai aspek diantaranya tentang tujuan
pembelajaran, desain interaktif, integrase teknologi, respon terhadap
perkembangan zaman, kolaborasi, pengujian, keberlanjutan, aksesibilitas, hak
cipta dan etika penulisan.
Pramudya
Ananta Toer pernah berpesan dalam mutiara indahnya “ Tahu aku mengspa aku
sayangi kau lebih dari siapapun? Karena kau menulis. Suaramu takkan padam
ditelan angina, akan jadi abadi sampai jauh di kemudian hari”.
3.
Setiap orang memiliki visi dan
misi yang dititipkan Sang Maha Esa untuk menjadi seorang yang berguna bagi
keluarga, sahabat dan lingkungan untuk dengan aura yang positif diantaranya
visi dan misi untuk mengubah dunia dengan menulis. Dengan menulis maka:
a.
Membuat kita bahagia
b.
Membuat kita berbeda
c.
Membuat kita dikenang
d.
Menjadi obat yang mujarab saat
kita terluka
e.
Menjadi diri kita sendiri
Pesan Narasumber untuk bahan perenungan:
Tidak ada kata terlambat untuk memulai untuk membuat buku ajar, semua bahan
menulis tersedia lengkap di depan mata, tinggal meracik dan meramu agar menjadi
sesuatu yang sangat berharga yaitu buku ajar. Bismillah…yuk semangat menulis
buku ajar sahabat….!
Komentar
Posting Komentar