Menulis Biografi
Judul: Menulis Biografi
Resume ke- 24
Gelombang 29
Hari/Tanggal: Jumat 18
Agustus 2023
Tema: Menulis Buku
Biografi Secara Efektif Mudah dan Cepat
Narasumber: Lely Suryani,
S.Pd.SD
Moderator: Gina Dwi
Septiani, S.Pd., M.Pd.
Sahabat
bloger yang budiman
Narasumber
hebat mala mini adalah Ibu Lely Suryani, S.Pd. SD seorang guru sekolah dasar.
Ibu Lely telah sukses menulis beberapa buku, karya terbaru adalah buku biografi
yang berjudul “50 Tahun Lebih Dekat dengan Om Jay” yang terbit di Tahuin 2022.
Materi malam ini peserta langsung diajak berkunjung ke blog Ibu Lely.
Untuk
mengawali materi, peserta langsung disodorkan beberapa permasalahan terkait
menulis biografi yaitu:
1.
Menulis Biografi dengan efektif mudah dan cepat.
2.
Resensi buku berjudul 50 Tahun Lebih dekat dengan Om Jay.
Sebelumnya Ibu Lely menyatakan permohon maaf jika
penyampaian materi tidak seperti biasanya. Mengingat kita dipersandingkan
dengan dunia digital, yang harus kita ijuti terus perkembangannya. Nah karena
menulis biografi tidak hanya menghendaki penulisnya pandai menulis, namun juga
lihai membaca dan mumpuni dalam menyimak bacaan.
Sahabat
bloger yang budiman,
Melalui karya Ibu Lely di blog, pembaca diajak menganalisis
tentang biografi melalui beberapa pertanyaan dan langsung membuka forum Tanya jawab.
Bebarapa pertanyaan dilontarkan:
1.
Apa yang dimaksud dengan
biografi?
2.
Apa yang dimaksud dengan
Autobiografi?
3.
Siapa Nama guru Om Jay?
4.
Apa motivasi Anda mengikuti Kelas
Belajar Nusantara?
Forum Tanya
jawab:
P1: Ake
Apakah
kriteria seseorang untuk disebut sebagai tokoh?
Jawab:
Kriteria tokoh tergantung dari lingkungan yang menyebutnya. Kriteria tokoh
tergantung dari lingkungan yang menyebutnya.
Jika dalam lingkup RT misalnya, ya warga RT setempat yang mengetahuinya.
Selain
itu, kemampuan, keberhasilan-keberhasilan seseorang pada bidang tertentu yang
bisa menjadi motivasi, inspirasi banyak orang.
Ada
lagi dengan tokoh pada sebuah cerita, ada tokoh utama. ada tokoh figuran, ada
tokoh protagonist, asa tokoh antagonis. Terkait dengan tokoh pada penulisan
biografi, ini adalah tokoh nyata, dengan fakta-fakta yang mengelilinya, maka
kisahnya adalah kisah nyata.
P2:
Ahmad, Jakarta
1. Apa
perbedaan biografi dan bionarasi?
2.
Seperti apa struktur biografi?
Jawab:
Biografi
berasal dari Bahasa Yunani, bios yang berarti hidup dan grafien yang berarti
menulis. Biografi terjadi dari dua kata yaitu bio yang berarti hidup dan graf
yang berarti tulisan, maka biografi artinya tulisan tentang kehidupan. Menurut
W.J.S. Poerwadarminta dalam buku Kamus Umum Bahasa Indonesia, bigrafi berarti
riwayat hidup. Sedangkan menurut KBBI daring bahwa biografi adalah tulisan
tentang seseorang yang ditulis oleh orang lain. Jika riwayat hidup ditulis oleh
dirinya sendiri dinamakan autobiografi, jadi pada autobiografi penulis
mengalami sendiri perjalanan hidup yang ditulisnya.
P3:
Setyowatik, Bogor
Adakah
kendala yang dihadapi saat menulis biografi? Bagaimana cara kita menyikapi
kendala-kendala tersebut.
Jawab:
Apapun
yang namanya kegiatan pasti ada kendalanya walau presentasinya kecil...
Yang
perlu diperhatikan, kendalanya dari sisi mana?
Kemudian
hal yang dianggap kendala kita urai, selanjutnya cari dan tetapkan solusi yang
tepat, dan segera jalankan solusi tersebut.
P4: Mbak
Lah Bandung
Untuk
biografi, mengangkat kisah hidup seseorang misal dari lahir hingga sukses (atau
akhir hidupnya)? atau saya pernah menulis tentang teman saya yang meninggal
ketika masa covid dengan menjelaskan siapakah Beliau dan sepak terjangnya
kepada dunia pendidikan, apakah itu disebut biografi?
Jawab:
Pada
penulisan biografi ada salah satu cirinya yaitu:
Dari
segi isi tulisan, karena kisah nyata perjalanan seseorang, maka tulisan dimulai
dari perjalanan semasa kecil, masa dewasa, kisah asmara dan pencapaian atau
keberhasilan yang bisa memotivasi dan menginspirasi orang lain/ pembaca.
Maka
jika yang di tulis Mbak Iah tentang temannya tidak dimulai dari masa kecil, ini
termasuk juga biografi riwayat singkat
[Karena
ada biogfafi yang ditulis secara singkat pada pamflet atau brosur
Jadibtidak
berupa buku
P5: Ahmad
Ambon
1. Dalam
Membuat Biografi seorang tokoh besar dengan orang biasa apakah ada perbedaan
dalam penggunaan Bahasanya?
2. Biografi
yang Bagus itu seperti apa?
Jawab:
Tidak
ada perbedaan dalam menulis biografi antara tokoh besar dan orang biasa.
Semua
diperlakukan sama, jangan membeda-bedakan.
Bagus
atau tidaknya biografi, tergantung pembaca yang merasakan.
Jika
banyak pembaca yang termotivasi terinspirasi dan membawa perubahan pada
dirinya, setta ada keinginan untuk maju seperti dalam biografi yang telah
dibacanya, itu adalah suatu keberhasilan.
Closing:
Semua
pasti memiliki sebuat keinginan,
cita-cita, yang berhubjngan dengan tulis menulis, karena kita di sini sedang
belajar menulis.
Maka
dari itu saya hanya bisa berpesan, maksimalkan potensi diri, yang mengetahui
kelebihan dan kekurangan diri adalah diri sendiri.
Jadikan
kekurangan menjadi kelebihan agar tidak berpotensi menjadi kendala.
Selanjutnya
bergiatlah mengikuti event-event menulis, berkumpullah dengan komunitas yang
sehati.
Jadi
dalam komunitas yangckita ikuti ada perasaan aman dan nyaman serta terus termotivasi
untuk selalu menulis.
Mantappp.. Keren
BalasHapusBagus, semangat
BalasHapusMantap semangat sampai akhir
BalasHapus