Tips Menyusun Resume

 


         Judul                  : Tips Menulis Resume

Resume             : ke-3

Gelombang       : 30

Hari/Tanggal   : Jumat, 20 Oktober 2023

Tema                 : Teknik Penulisan Resume

Narasumber     : Raliyati, S.Sos., S.Kom., M.Pd.

Moderator        : Pubaniasita Kusumaning Sedyo, S.Pd.



Sahabat bloger yang budiman,

Malam ini kembali kegiatan KBMN bertemu maya dengan Narasumber Ibu Raliyati, S.Sos., S.Kom., M.Pd. dengan Moderator Ibu Purbaniasita Kusumaning Sedyo, S.Pd. Tema belajar mala mini adalah Teknik Penulisan Resume. Ibu Raliyati merupakan salah satu Tim Solid Om Jay alumni KBMN gelombang ke-20.

            Mengawali materi mala mini disampaikan bahwa membuat resume materi setiap pertemuan merupakan syarat kelulusan KBMN PGRI. Resume setiap peserta ditampilkan di blog masing-masing, otomatis bagi peserta yang belum memiliki blog maka wajib membuat blog terlebih dahulu agar dapat menuangkan setiap resume yang dibuat. Menurut pengalaman Ibu Raliyati, hampir dipastikan, setiap peserta saling berlomba dalam mengumpulkan resume.  

            Seperti sudah kita ketahui, Resume adalah ringkasan atau rangkuman dari sebuah karangan atau tulisan yang panjang. Dalam resume, kita hanya menuliskan kembali intisari atau pokok informasi tapi tidak menghilangkan detail atau bagian penting dari tulisan tersebut.

            Resume materi harus memuat informasi-informasi berikut:

1. Judul materi dan nama narasumber

2. Ringkasan singkat tentang tema utama materi

3. Bagian-bagian penting dari materi yang dipilih untuk disertakan dalam resume.

            Cara menulis Resume:

Cara Menulis Resume dengan Benar:

 

1. Amati materi dari Narasumber dengan baik.

2. Modifikasi materi yang diberikan narasumber menjadi bahasa sendiri dengan kaidah penulisan yang baku.

3. Hindari copy paste seluruh materi narasumber

4. Kembangkan materi yang disampaikan narasumber dengan relevansi materi dari luar yang related.

5. Berikan kesimpulan di akhir penjabaran resume atau tepatnya sebelum kalimat penutup.

6. Yang terpenting dalam membuat resume adalah membuatnya dengan gaya bahasa sendiri, agar tulisan kita memiliki seni yang khas.

Important Thing in Writing Resume:

1. Tulis Resume dengan Paragraf Pendek-pendek. Karena, paragraf yang panjang cenderung membuat pembaca menjadi jenuh.

2. Tulis pernyataan narasumber dengan gaya Parafrashe, yaitu kalimat pengulangan yang dikemas dengan gaya bahasa sendiri

Tips menulis resume dengan cepat

1.      Duduk 10 menit sebelum kegiatan dimulai

Siapkan laptop, sambungkan dengan WA web untuk memudahkan penulisan.

2.      Tulis narasi pembuka yang related to materi yang disampaikan narasumber

3.      Tulis narasi penutup yang memberikan kesimpulan dari paparan materi.

4.      Tulis resume dengan paragraph pendek-pendek.

Paragraf yang panjang cenderung membuat pembaca malas membaca.

5.      Tulis pernyataan dari Narasumber dengan gaya Bahasa paralelisme, yaitu pengulangan materi yang dikemas dengan bahasa sendiri namun memiliki kesamaan arti.

Semua peserta adalah penulis, sehingga tidak jarang diatara peserta saling membaca dan mengomentari karya peserta lain. Agar tulisan kita dicari pembaca, maka harus memiliki kekhasan dalam menulis baik pada gaya bahasa yang digunakan maupun keefektifan kalimat, jika perlu sisipkan kutipan pendapat tokoh.

            Untuk menjadi penulis handal, kita harus memupuk mental baja dalam menulis dengan cara:

1. Tanamkan sikap percaya diri. Jangan merasa malu, karena tulisan yang kita anggap jelek akan menjadi luarbiasa bagi mereka yang tidak pernah belajar menulis.

2. Siap dengan segala kritikan. Meskipun terkadang budaya memuji lebih banyak dari budaya mengkritik, namun pujian itu harus membuat kita semakin memperbaiki tulisan.

4. Bangunlah tulisan di berbagai Blog.

Hal ini amat perlu karena terkadang orang akan bosan melihat penampilan kita yang itu2 saja. Ibarat memakai baju, tentu orang akan bosan jika baju yang kita pakai hanya warna hijau saja. Itulah sebabnya tulisan harus memiliki warna lain, salah satunya tulisan kita pada blog lainnya.

Pengembanga resume dapat dijadikan buku dengan cara:

1. Buat TOC/Daftar isi

2. Pilih resume yang akan dijadikan buku

3. Copas dab Pindahkan ke ms word.

4. Rapikan

5. Cari dan kirimkan penerbit

Setelah disampaikan materi, dibuka termin Tanya jawab.

P1

Nama: Supatmo

Asal: Boyolali

Pertanyaan: Apakah dalam pembuatan resume ada batasan jumlah kata?

Jawab: Sebenarnya batasan kata dalam pembuatan resume itu tergantung dari jumlah halaman dari   buku yang kita resumekan (jika diambil dari buku). Dari 10 halaman, bisa kita singkat jadi 2 sd. 3 halaman. Utk di blog sebaiknya kurang dr itu.

 

P2

Nama Zulkifli dari Aceh UtaraPertanyaan: Apakah dalam menulis resume ada kategori jumlah halaman? Atau hanya mengikuti alur materi dengan jumlah halaman brapa pun yang keluar, asal standar resume terlengkapi.

Jawab: Yang penting adalah gunakan kalimat singkat, padat dan jelas untuk menyampaikan poin2 materi

 P3

Nama: Rahmiati

Pertanyaan: mohon penjelasan tentang ‘Kutipan”.

Jawab: Maksudnya kutipan dapat disisipkan pada resume yang kita buat sebagai motivasi atau pengingat diri.

 P4

Nama: Suhaimi

Pertanyaan:

Apa saja yang perlu diperhatikan dalam mempersiapkan resume?

Jawab:

Pahami dulu materi yang diberikan. Dari situ kita bisa mengidentifikasi poin-poin kunci, gagasan utama, dan informasi dari materi tsb. Kemudian kita buat ringkasannya. panjang pendeknya tergantung kebutuhan kita. Gunakan bahasa yang jelas untuk menuliskannya. Jangan sampai setelah meringkas materi, malah bingung dengan tulisan sendiri.

P5

Nama: Umi Putri Ibalia

Asal: Kota Balikpapan

Pertanyaan:

1. Seperti apa kita menciptakan karakter dalam menulis? 

2. Dalam pelatihan menulis, tugas sebagai peserta adalah meresume. Meresum berarti meringkas dengan gaya bahasa masing-masing, 

Berapa persen tulisan yang dapat di ambil sehingga tidak di bilang Plagiarisme?

3. Seperti apa untuk mengetahutulisan yang kita tulis dapat di katakan Plagiarisme atau tidak? Apakah ada aplikasinya yang harus kami ketahui sebagai bahan refrensi untuk berlatih menulis sehingga tulisan kami tidak Plagiarisme?

Jawab:

Karakter menulis memang tidak tercipta begitu saja. Awalnya kita memang belum menyadari karakter kita seperti apa. Seorang penulis akan menemukan karakternya setelah mereka membaca. Membaca tulisan orang lain dengan beragai karakter. Dengan membaca, ada kemungkinan kita tertarik untuk mengikuti gaya tulisan penulis tsb, kemudian kita ikuti. setelah itu kita baca lagi tulisan yang ditulis penulis lainnya. ada kemungkinan juga kita tertarik menulis spt itu dan kita menirunya. dst. hingga pd akhirya kita akan merasa nyaman dengan cara kita sendiri menulis... di situlah karakter menulis kita tsb ditemukan.

 

P6

Nama          : Aam Nurhasanah, Lebak Banten

Pertanyaan:

Bagaimana membuat resume yang menarik, inovatif, dan tidak copy paste secara utuh perkataan narasumber? Bagaimana caranya agar tidak plagiat?

 

P7

Nama: Atiek Dewi

Asal: Probolinggo, jatim

Pertanyaan:

Bagaimana membuat judul resume yang menarik? Bukankah jika kita membuat resume ada kemungkinan ada judul yg sama dg peserta lain.

Jawab:

membuat judul ini memang susah-susah gampang. Kita memang harus membuat judul tulisan kita agar terlihat unik. Mengingat tema yang diangkat sama, jangan sampai semuanya mengambil tema untuk dijadikan judul.

Cara simpelnya kita bisa jadikan poin2 dari materi sebagai judul, misalnya 10 trik jitu membuat resume yang ... dst (angka 10 di situ bs menjadi daya tarik pembaca), atau kita ambil dari manfaat tulisan tersebut, bisa juga buat judul yang mengandung misteri, nah kira2 apa yang bisa dijadikan suatu hal yang misteri tsb.

      

Sahabat bloger yang budiman,

Pesan Narasumber malam ini perlu kita renungkan:

Menulis akan terasa sulit jika kita terus memikirkan bagaimana caranya menulis. Jika ada sesuatu yang dipahami langsung dituliskan saja. Jangan ada kata nanti karena belum tentu ide itu datang kembali dengan wujud yang sama. Jadi langsung action. Tuliskan apa yang dipahami dan yang dikuasai agar bisa 100 persen percaya diri menuliskannya, selamat mewujudkan karya, Semangat!!!

       Pada prinsipnya, siapapun pasti bisa menulis jika mau belajar dan terus mencoba. Apapun dapat ditulis dan dikembangkan sesuai kemampuan kita. Satu yang tidak dapat diabaikan agar dapat menulis dengan baik dan lancar adalah kemauan membaca karya orang lain. Dengan banyak membaca ditindaklanjuti dengan mencoba menulis, maka kemampuan merangkai kata dan kalimat secara perlahan akan terbentuk secara alamiah. Pesan orang bijak untuk memotivasi diri dalam menulis “Jika kita bukan siapa-siapa, maka menulislah”.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips Mengatasi Virus WB

Membuat Buku Ajar